Love comes slow and it goes so fast

And you dive too deep

Let Her Go – Passenger

Let Her Go ini lagu lama sebenarnya, hanya saja, telingaku baru mengenalnya beberapa waktu belakangan ini. Musiknya yang lembut dan sendu membuatku nyaman mendengarkannya berkali-kali. Earworm istilahnya. Namun, perasaan nyaman itu semakin lama berubah jadi kelabu.

Sungguh,

Lirik-lirik dalam lagu ini membuatku tertegun. Perasaan terluka membayang seiring bait-bait lagu dinyanyikan. Kenangan dalam kepalaku bertabrakan lalu meledak. Menciptakan semacam pertanyaan-pertanyan yang tak pernah aku mengeti apa jawabannya.

Adalah cinta, muara dari segala sebab. Lesak di dada, rindu yang lebam, ingatan-ingatan yang memusuhi dirimu lebih banyak dan menolak untuk dilupakan. Mungkin benar, bahwa manusia adalah pengumpul segalanya. Si Penabah yang Bodoh.

Ialah aku.

Menimbun luka. Mengumpulkan kenangan. Memberi dengan percuma hanya untuk disia-siakan. Lalu membungkus semua itu seolah makhluk paling tabah. Aku menemukan diriku menangis dalam malam. Membaca sunyi yang terpantul-pantul  di dinding.

Tak ada jawaban. Tak pernah ada jawaban. Hanya ledakan tangis yang teredam. Mungkin sudah saatnya aku melepaskan.

Maybe one day you will understand why

Everthing you touch all it dies.

57f1dbc395605710e12c21b767d1431f

Note:

Yang mau dengar Let Her Go versi Cover sila klik Let Her Go – Boyce Avenue

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s