[Nulis Kamisan S04E02] Galau


Menurutmu, kenapa seseorang sampai memiliki keinginan untuk membunuh? Kalau aku, karena aku benci semua hal di dunia ini. Adalah sepotong percakapan kita malam itu. Kau mengatakannya begitu enteng hingga seolah-olah kau betul-betul sanggup melakukannya. Menusukku di tempat tidur, misalnya. Atau menaruh racun dalam kopiku esok pagi. Setelah itu aku tak pernah lagi mengingat percakapan kita.…

[Nulis Kamisan S04E01] SEPEDA


Aku akan pergi ke tempat yang jauh besok Tidak bisa lagi melihat jernih aliran sungai yang tertimpa cahaya matahari Tidak bisa lagi merasakan embusan angin, di sela-sela jari   Aku ingin berputar sekali lagi, dalam hidupku yang singkat ini Agar bisa mengucapkan perpisahan penuh arti Pada daun-daun trembesi Pada biji-biji kapuk yang letup dan melarikan…


Beberapa waktu lalu aku selesai membaca satu ebook luar biasa, yang aku temukan secara tidak sengaja di aplikasi Perpustakaan Online I-jak. Tidak, aku bukannya mau mereview buku (padahal harusnya aku melakukannya) sebab kisahnya yang menakjubkan.  Ditulisan ini, aku hanya ingin berbagi bagaimana sebuah buku bisa membuat kita merasakan perasaan menyenangkan yang ganjil. Yang tidak bisa…


Mudah untuk merasa tidak terikat dan terbeban. Entah kenapa kali ini terasa mudah. Mungkin aku sudah mencapai batas. Tak ada lagi harapan di batas harapan yang telah kugantungkan. Tidak sekarang, tidak juga dulu.

[Buku] Tea for Two


Judul               : Tea for Two Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit     : Cetakan Pertama, Desember 2005 Halaman          : 116 hlm ISBN               : 1097897922 Sinopsis           : Tea for Two adalah perusahaan mak comblang milik Sassy. Baginya, tak ada tanggung jawab dan kebahagiaan yang lebih besar daripada mempertemukan dua orang yang awalnya saling…

Anda Benar, Saya Memilih Nomor Dua!


Lagi-lagi grup whatsapp di ponsel saya dikirim broadcast-broadcast sampah!  Kenapa saya bilang sampah? Karena isinya tak lebih dari hasutan penuh kebencian.  Saya sudah mulai terganggu dengan bau sampah-sampah ini. Mual hingga muak, sekarang ini. Mula-mula soal Sari Roti. Betapa pendeknya akal mereka yang menyerukan hashtag boikot Sari itu. Pintar dikitlah, bos-bos besar kayak mereka mana…

Lagu dan Cerita yang Mengiringnya #4


Love comes slow and it goes so fast And you dive too deep Let Her Go - Passenger Let Her Go ini lagu lama sebenarnya, hanya saja, telingaku baru mengenalnya beberapa waktu belakangan ini. Musiknya yang lembut dan sendu membuatku nyaman mendengarkannya berkali-kali. Earworm istilahnya. Namun, perasaan nyaman itu semakin lama berubah jadi kelabu. Sungguh,…

Kita dan Ingatan-Ingatan yang Menguap


Suatu kali ketika kita bertamasyah, di antara hijau pepohonan kau pernah berkata, Ke mana ingatan akan pergi ketika manusia mati? Apakah pohon-pohon menyerapnya? Apakah setelah mati aku akan ingat pernah mencintaimu? Aku tak tahu harus menjawab apa. Hal itu tak pernah terpikir olehku. Kau tahu, selama hidupku aku yang selalu mengingat seseorang. Selama hidupku, akulah…

Bagaimana Aku Mengingatmu,


Sore terasa amat sesak di ibukota. Terlampau riuh dan asing. Setiap kaki berjalan sendiri-sendiri. Setiap kata mengambang di udara. Dan hujan lebat memperparah perasaan sesak itu. Tetapi dadaku lesak oleh sebab yang berbeda. Beruntung aku menemukan Di Antara--cafe kecil dengan nuansa hangat sebuah rumah-- di belokan jalan, sebelum hujan ruah. Aku sama sekali tak berniat…