Beberapa waktu lalu aku selesai membaca satu ebook luar biasa, yang aku temukan secara tidak sengaja di aplikasi Perpustakaan Online I-jak. Tidak, aku bukannya mau mereview buku (padahal harusnya aku melakukannya) sebab kisahnya yang menakjubkan.  Ditulisan ini, aku hanya ingin berbagi bagaimana sebuah buku bisa membuat kita merasakan perasaan menyenangkan yang ganjil. Yang tidak bisa…


Mudah untuk merasa tidak terikat dan terbeban. Entah kenapa kali ini terasa mudah. Mungkin aku sudah mencapai batas. Tak ada lagi harapan di batas harapan yang telah kugantungkan. Tidak sekarang, tidak juga dulu.

[Buku] Tea for Two


Judul               : Tea for Two Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit     : Cetakan Pertama, Desember 2005 Halaman          : 116 hlm ISBN               : 1097897922 Sinopsis           : Tea for Two adalah perusahaan mak comblang milik Sassy. Baginya, tak ada tanggung jawab dan kebahagiaan yang lebih besar daripada mempertemukan dua orang yang awalnya saling…

Anda Benar, Saya Memilih Nomor Dua!


Lagi-lagi grup whatsapp di ponsel saya dikirim broadcast-broadcast sampah!  Kenapa saya bilang sampah? Karena isinya tak lebih dari hasutan penuh kebencian.  Saya sudah mulai terganggu dengan bau sampah-sampah ini. Mual hingga muak, sekarang ini. Mula-mula soal Sari Roti. Betapa pendeknya akal mereka yang menyerukan hashtag boikot Sari itu. Pintar dikitlah, bos-bos besar kayak mereka mana…

Lagu dan Cerita yang Mengiringnya #4


Love comes slow and it goes so fast And you dive too deep Let Her Go - Passenger Let Her Go ini lagu lama sebenarnya, hanya saja, telingaku baru mengenalnya beberapa waktu belakangan ini. Musiknya yang lembut dan sendu membuatku nyaman mendengarkannya berkali-kali. Earworm istilahnya. Namun, perasaan nyaman itu semakin lama berubah jadi kelabu. Sungguh,…

Kita dan Ingatan-Ingatan yang Menguap


Suatu kali ketika kita bertamasyah, di antara hijau pepohonan kau pernah berkata, Ke mana ingatan akan pergi ketika manusia mati? Apakah pohon-pohon menyerapnya? Apakah setelah mati aku akan ingat pernah mencintaimu? Aku tak tahu harus menjawab apa. Hal itu tak pernah terpikir olehku. Kau tahu, selama hidupku aku yang selalu mengingat seseorang. Selama hidupku, akulah…

Bagaimana Aku Mengingatmu,


Sore terasa amat sesak di ibukota. Terlampau riuh dan asing. Setiap kaki berjalan sendiri-sendiri. Setiap kata mengambang di udara. Dan hujan lebat memperparah perasaan sesak itu. Tetapi dadaku lesak oleh sebab yang berbeda. Beruntung aku menemukan Di Antara--cafe kecil dengan nuansa hangat sebuah rumah-- di belokan jalan, sebelum hujan ruah. Aku sama sekali tak berniat…

[Produk] 3S Berkebaya Ala Mien Uno dan Aplikasinya pada Bakmi Mewah


Senin, dua puluh lima April yang lalu saya menghadiri lauching Kebaya Peranakan untuk Indonesia yang diadakan Perhimpunan Kebayaku. Bertempat di The Maestro, Plaza Indonesia. Siang itu hall sudah dipenuhi banyak ibu-ibu berkebaya, para juru kamera juga wartawan. Dan, tak ketinggalan booth-booth dari PT Mayora Indah Tbk yang memanjakan lidah pengunjung sejak di pintu masuk.  …

Halo, Aku di Masa Lalu


Ingat perkataanku tadi soal rasa penasaran? Ketika pertemuan siang itu berakhir, hilangkan segera rasa penasaranmu. Ambil jarak dari Sang Tamu. Bertemanlah seperti dengan yang lainnya. Jangan terlalu peduli dan jangan melibatkan perasaanmu.